MARKET NEWS

Aditya Pratama/iNews

Selasa, 31 Agustus 2021 08:08 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (31/8/2021).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (31/8/2021). (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (31/8/2021). Pergerakan indeks akan tetap berada di pola teknikal.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan optimis dengan konfirmasi rebound pada level support MA200 mewarnai pola teknikal IHSG diawal pekan. IHSG kembali terpantau kuat di atas level rata-rata 20 hingga 50 harinya. Sehingga arah pergerakan kembali optimis dengan trend yang positif menuju resistance selanjutnya.

Meskipun demikian pergerakan momentum cenderung menekan diarea dekat overbought. Indikator MACD bergerak terkonsolidasi pada area middle dengan histogram yang beranjak kezona positif memberikan indikasi dorongan penguatan lanjutan.

Sehingga secara teknikal diperkirakan IHSG bergerak kembali menguat diakhir bulan Agustus 2021, ujar Lanjar dalam risetnya, Selasa (31/8/2021).

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 103,54 poin atau 1,71 persen ke level 6.144 dengan sektor industri (+3.41%), Infrastruktur (+2.45%) dan Material Dasar (+2.39%) memimpin penguatan indeks sektoral. Kekhawatiran atas taper tantrum yang agresif hilang setelah the Fed menyatakan akan melakukannya dengan hati-hati dan bertahap. Investor asing melakukan aksi beli bersih sebesar Rp567, 68 miliar. Saham ASII, BBRI, INKP, TLKM dan ICBP menjadi top net buy value investor asing.

Leader:
BBRI, ASII, TLKM, BMRI, BBCA

Laggard:
SMMA, SLIS, MASA, EDGE, DMMX

Sementara itu, Bursa Asia terlihat siap untuk bergerak stabil diakhir bulan agustus 2021 karena investor menilai penguatan yang dipimpin oleh saham-saham teknologi di AS dan eskalasi terbaru dalam tindakan keras peraturan China terhadap perusahaan swasta.

S&P 500 kembali mencapai level tertinggi ke-12 sepanjang masa pada bulan ini pasca saham-saham teknologi pemimpin penguatan dan komentar terukur the Fed tentang kemungkinan pengurangan stimulus serta kenaikan suku bunga.

Harga minyak menguat akibat kerusakan akibat badai Ida dan investor terfokus pada pertemuan OPEC+ dalam kesepakatan pasokan minyak. Selanjutnya investor akan menanti data PMI Manufaktur dan sektor jasa di Tiongkok dan cenderung akan berhati-hati dalam menutup bulan Agustus. (TIA)

Contact us

Find us at the office

Humble- Micallef street no. 52, 81559 Jakarta, Indonesia

Give us a ring

Arieal Keswick
+27 450 860 545
Mon - Fri, 9:00-18:00

Reach out